Blogger Widgets

Senin, 15 April 2013

Fly Rock

Fly rock adalah batuan terbang yang disebabkan oleh kegiatan peledakan atau blasting di area tambang terbuka (open pit). Permasalahan yang harus diperhatikan terhadap proses penambangan batubara terkait adanya potensi fly rock adalah sebagai berikut :
1. Batubara yang sudah terbuka atau expose dan jaraknya terlalu dekat dengan area rencana peledakan, tidak diperbolehkan untuk dilakukan pembersihan atap batubara atau cleaning roof. Hal ini untuk mencegah potensi kontaminasi, efisiensi waktu dan meningkatkan perolehan coal recovery.
2. Batubara yang sudah terbongkar dan jaraknya terlalu dekat dengan area rencana peledakan, harus segera
diangkut ke ROM atau dipindahkan ke area aman. Tentunya pihak kontraktor harus berkoordinasidengan personal in charge operation atau  pit kontrol dari pihak customer atau owner dengan memperhatikan kualitas dan kuantitas batubara serta waktu rencana peledakan.
3. Batubara yang sudah terbongkar dan jaraknya terlalu dekat dengan area peledakan, bila dalam kondisi mendesak tidak cukup waktu untuk diangkut atau dipindahkan karena segera dilakukan rencana peledakan maka harus segera dipadatkan (compacting) dengan excavator. Hal ini untuk mengurangi potensi loss coal. Setelah proses peledakan selesai dan aman, harus dilakukan pembersihan ulang jika ditemukan adanya kontaminasi akibat fly rock. Tetapi perlu diingat sebaiknya jangan sampai terjadi pada cara no.3 ini, usahakan batubara sudah harus aman sebelum rencana peledakan. Hal ini tergantung kelancaran pekerjaan antar shift.
4. Harus ada koordinasi antara customer atau owner + mining contractor (mining, drill & blast, engineer) untuk antisipasi sebelumnya. Pastikan aman arah peledakan dan potensi fly rock tehadap batubara.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar